Audiensi Aktivis di BRI Pamekasan Berujung Kecewa, Dugaan Masalah Penyaluran KUR Tak Terjawab

- Wartawan

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah aktivis berfoto di kantor BRI Pamekasan.

Sejumlah aktivis berfoto di kantor BRI Pamekasan.

PAMEKASAN, Madura Hari Ini – Agenda audiensi yang digelar Forum Kota (Forkot) Pamekasan dengan pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Pamekasan, Kamis (22/1/2026), berujung kekecewaan. Pasalnya, audiensi terkait dugaan persoalan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tersebut diduga ditolak oleh pihak BRI.

Penolakan audiensi diduga terjadi lantaran adanya pembatasan jumlah peserta dari Forkot. Dari enam orang perwakilan yang hadir, pihak BRI disebut hanya memperbolehkan dua orang untuk mengikuti audiensi dengan pimpinan cabang.

Ketua Forkot Pamekasan, Samsul Arifin atau yang akrab disapa Gerad, mengaku kecewa dengan sikap manajemen BRI Pamekasan. Menurutnya, Forkot datang dengan itikad baik untuk berdiskusi dan meminta klarifikasi secara terbuka.

“Kami sangat kecewa. BRI Pamekasan terkesan tidak melihat substansi persoalan yang kami sampaikan. Padahal tujuan kami hanya ingin berdialog dan mengetahui sikap resmi BRI,” ujar Gerad kepada wartawan.

Ia menjelaskan, langkah audiensi ditempuh sebagai bentuk kontrol sosial atas dugaan adanya sejumlah kejanggalan dalam pengelolaan dan penyaluran program KUR di BRI Cabang Pamekasan.

“Dari hasil kajian dan data yang kami himpun, terdapat indikasi persoalan serius di internal BRI Pamekasan, khususnya dalam penyaluran KUR,” ungkap Gerad.

Gerad merinci, beberapa poin yang menjadi sorotan Forkot antara lain dugaan praktik pemindahan dana KUR ke skema pinjaman reguler oleh oknum karyawan BRI. Selain itu, terdapat indikasi pencairan pinjaman atas nama pihak lain tanpa kehadiran langsung nasabah dan tanpa disertai surat kuasa resmi.

BACA JUGA :  Waduh! Gegara Gadaikan Motor Tak Izin, Warga Sampang Dibekuk Polisi

Forkot juga menyoroti minimnya transparansi kepada nasabah, terutama terkait penjelasan jangka waktu pinjaman. Mereka mempertanyakan kesesuaian data antara jumlah dana KUR khusus yang disalurkan BRI dengan nominal pinjaman yang diterima nasabah di Kabupaten Pamekasan.

“Dugaan lainnya, kami menemukan adanya jaminan sertifikat dengan nomor ganda, serta jaminan pinjaman di bawah Rp100 juta yang hingga kini belum dikembalikan kepada nasabah,” tambahnya.

Akibat kekecewaan tersebut, Forkot Pamekasan menyatakan akan menempuh langkah lanjutan berupa aksi demonstrasi guna mendesak adanya keterbukaan dan transparansi dari pihak BRI Pamekasan.

BACA JUGA :  Rokok Bodong Premium Bold Pamekasan Punya Jalan Tikus Untuk Kelabui Petugas Bea Cukai Madura

Sementara itu, tim media ini telah berupaya untuk mengonfirmasi langsung kepada pimpinan BRI Cabang Pamekasan di kantornya. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil. Salah seorang petugas keamanan menyampaikan bahwa pimpinan belum dapat ditemui.

Pantauan di lokasi, sejumlah aktivis Forkot tampak meninggalkan kantor BRI Pamekasan dengan raut wajah kecewa.

Berita Terkait

Viral Durasi 4 Menit 27 Detik, Satu Pemeran Video Asusila di Pamekasan Diamankan Polisi
Kalah Kasasi Lalu Kabur, Mantan Kades Panden Pamekasan Ditangkap Kasus Sewa Tanah Percaton, Desa Rugi Rp1,5 Miliar
Viralnya Susu MBG Berulat di Pamekasan, Yayasan SPPG Kemala Bhayangkari Belum Beri Klarifikasi
Gempar! Video Asusila Dua Sejoli Diduga Pelajar SMP di Pamekasan
Viral MBG Susu Berulat di SDN Sentol 2 Pamekasan, Satgas Kapan Akan Tindak Tegas?
Sopir Berhasil Kabur, 936 Ribu Batang Rokok Ilegal Dilimpahkan ke Bea Cukai Madura
Pelaku Gendam Tipu Lansia Modus Jual Sapi dan Kambing Diringkus Polres Pamekasan
Gawat! Aktivis Pamekasan Teriak Adanya Dugaan Suap Saat Demo di Kantor Bea Cukai Madura

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Viral Durasi 4 Menit 27 Detik, Satu Pemeran Video Asusila di Pamekasan Diamankan Polisi

Jumat, 17 April 2026 - 10:19 WIB

Kalah Kasasi Lalu Kabur, Mantan Kades Panden Pamekasan Ditangkap Kasus Sewa Tanah Percaton, Desa Rugi Rp1,5 Miliar

Jumat, 17 April 2026 - 02:04 WIB

Viralnya Susu MBG Berulat di Pamekasan, Yayasan SPPG Kemala Bhayangkari Belum Beri Klarifikasi

Jumat, 17 April 2026 - 00:52 WIB

Gempar! Video Asusila Dua Sejoli Diduga Pelajar SMP di Pamekasan

Kamis, 16 April 2026 - 19:27 WIB

Viral MBG Susu Berulat di SDN Sentol 2 Pamekasan, Satgas Kapan Akan Tindak Tegas?

Berita Terbaru