Pria Asal Omben Sampang Madura Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya

- Wartawan

Kamis, 30 April 2026 - 01:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi saat olah TKP (Foto: Jatimnet/Madura hari ini).

Polisi saat olah TKP (Foto: Jatimnet/Madura hari ini).

SAMPANG, Madura Hari Ini. Seorang pria bernama Hasan (37), warga asal Omben, Sampang, Madura, ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Wonokusumo Jaya Baru Gang 2, Surabaya, Rabu pagi, 29 April 2026. Korban diduga menjadi sasaran pembunuhan sadis yang melibatkan sejumlah pelaku.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Warga sekitar mendapati korban dalam kondisi luka parah akibat bacokan senjata tajam.

Menurut keterangan saksi mata, korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan mencari pertolongan warga sekitar meski mengalami luka serius di tubuhnya.

“Baru beberapa langkah, dia jatuh. Sambil memegangi perutnya,” ujar Umi, salah seorang warga di sekitar lokasi kejadian.

Korban dilaporkan roboh sekitar 10 meter dari titik awal pembacokan setelah tak mampu menahan luka berat yang dideritanya.

Hasan diketahui sehari-hari tinggal di rumah kontrakan bersama kakaknya di kawasan Wonokusomo.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan selongsong senjata tajam jenis celurit yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi korban.

Berdasarkan informasi dari warga, aksi pembacokan itu diduga dilakukan oleh empat orang yang datang menggunakan dua sepeda motor.

BACA JUGA :  Bupati Slamet Djunaidi : Sampang Butuh Peran Media Menuju Hebat Bermartabat

Meski demikian, hanya satu pelaku yang disebut turun langsung melakukan penyerangan, sementara pelaku lain berperan mengawasi dan menunggu di atas kendaraan.

“Yang bacok satu orang, yang satu lagi menunggu di atas motor. Sisanya mengawasi dari belakang,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya.

Polisi menduga aksi tersebut telah direncanakan, mengingat para pelaku datang secara berkelompok dengan pembagian peran yang terorganisir.

Kapolsek Semampir melalui Kanit Reskrim, Iptu Mochamad Suud, membenarkan adanya peristiwa dugaan pembunuhan tersebut.

Petugas dari Polsek Semampir bersama Polres Pelabuhan Tanjung Perak langsung mendatangi lokasi, memasang garis polisi, serta mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit guna proses visum.

BACA JUGA :  Perawat dan Anak Magang Disorot, Malapraktik Sunat di Pamekasan Makan Korban Anak 4 Tahun

“Kasusnya masih dalam lidik (penyelidikan). Kami masih mendalami keterangan saksi dan motif di balik kejadian ini,” tegas Iptu Suud.

Hingga kini, aparat kepolisian masih memburu empat terduga pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pembunuhan tersebut.

Motif di balik pembacokan brutal ini masih belum terungkap. Polisi terus mengembangkan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti di lapangan dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku serta latar belakang kejadian. (red).

Berita Terkait

Gerebek Sarang Narkoba di Proppo, Polres Pamekasan Kejar Terduga Pelaku
Kasus Tambang Ilegal Mencuat, PC PMII Kecam Polres Pamekasan
Bea Cukai Madura Memburu Topan, DPO Diterbitkan 19 Agustus 2026
GSM-P Soroti Penanganan Kasus Rokok Bodong, Desak Bea Cukai Tindak Sosok ATK atau T
Yayasan Cendekia Pemerhati Cukai Indonesia Soroti Kontruksi Penanganan Kasus di BC Madura
Aktivis FAMAS Desak Bea Cukai Madura Tangkap ATK yang Diduga Dalang Peredaran Rokok Ilegal
Jadi DPO, Pria Asal Sampang Tersangka Dugaan Pencurian Rp55 Juta Diburu Polres Pamekasan
7 Hari Usai Penggeledahan Tak Muncul Tersangka, Masyarakat Akan Bawa Kotoran Sapi ke Kantor Kejari Pamekasan

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Gerebek Sarang Narkoba di Proppo, Polres Pamekasan Kejar Terduga Pelaku

Rabu, 30 September 2026 - 14:25 WIB

Kasus Tambang Ilegal Mencuat, PC PMII Kecam Polres Pamekasan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:49 WIB

Bea Cukai Madura Memburu Topan, DPO Diterbitkan 19 Agustus 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:35 WIB

GSM-P Soroti Penanganan Kasus Rokok Bodong, Desak Bea Cukai Tindak Sosok ATK atau T

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Yayasan Cendekia Pemerhati Cukai Indonesia Soroti Kontruksi Penanganan Kasus di BC Madura

Berita Terbaru